15 TANDA KEHANCURAN


Apabila Umat Islam Telah Berbuat
15 (Limabelas) Perkara

عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِذَا فَعَلَتْ أُمَّتِي خَمْسَ عَشْرَةَ خَصْلَةً حَلَّ بِهَا الْبَلاَءُ، فَقِيْلَ : وَمَا هُنَّ يَا رَسُوْلَ اللَّهِ؟ قَالَ : إِذَا كَانَ الْمَغْنَمُ دُوَلاً، وَاْلأَمَانَةُ مَغْنَمًا، وَالزَّكَاةُ مَغْرَمًا، وَأَطَاعَ الرَّجُلُ زَوْجَتَهُ، وَعَقَّ أُمَّهُ، وَبَرَّ صَدِيْقَهُ، وَجَفَا أَبَاهُ، وَارْتَفَعَتِ اْلأَصْوَاتُ فِي الْمَسَاجِدِ، وَكَانَ زَعِيْمُ الْقَوْمِ أَرْذَلَهُمْ، وَأُكْرِمَ الرَّجُلُ مَخَافَةَ شَرِّهِ، وَشُرِبَتِ الْخُمُوْرُ، وَلُبِسَ الْحَرِيْرُ، وَاتُّخِذَتِ الْقَيْنَاتُ وَالْمَعَازِفُ، وَلَعَنَ آخِرُ هَذِهِ اْلأُمَّةِ أَوَّلَهَا، فَلْيَرْتَقِبُوْا عِنْدَ ذَلِكَ رِيْحًا حَمْرَاءَ، أَوْ خَسْفًا وَمَسْخًا. {رواه الترمذي (٢٢١٠)}. حديث غريب

Dari Ali bin Abu Thalib r.a, berkata : Rasulullah SAW, telah bersabda : “Apabila umatku telah berbuat pada limabelas perkara, maka bala’ telah halal dengan sebabnya”, kemudian ditanyakan : Dan apakah mereka itu wahai Rasulullah?, beliau menjawab : “Apabila harta rampasan perang (hanya menjadi milik) pemerintah, dan amanat menjadi rampasan, dan zakat menjadi hutang, dan lelaki (suami) mentaati istrinya, dan ia durhaka kepada ibunya, dan ia berbuat baik kepada temannya, dan ia berperingai kasar kepada bapaknya,  dan  tingginya  suara-suara  di  dalam  masjid – masjid, dan adanya pemimpin suatu kaum adalah orang yang sehina-hinanya di antara mereka, dan seorang lelaki dimuliakan karena takut pada kejahatannya, dan khomer diminum bebas, dan sutera dipakai (oleh kaum lelaki), dan dijadikannya para biduan wanita serta alat-alat musik yang bersenar, dan akhirnya umat ini (umat Islam di akhir zaman) telah melaknat orang-orang pertamanya (para pendahulunya), maka hendaklah mereka menantikan tatkala itu pada datangnya angin merah, atau terbenamnya bumi dan perubahan bentuk yang lebih buruk”. (H.R. At-Tirmidzi, No Hadits : 2210). Dan beliau berkata : Ini adalah hadits yang gharib.

6 Tanggapan

  1. Alhamdulillah

  2. assalamu’alaikum
    ustad, mau tanya, yang dimaksud “tingginya suara-suara di dalam masjid – masjid” itu seperti apa? terima kasih banyak atas jawabannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: