MUANNATS dan MUDZAKKAR


METODE PRAKTIS

CARA MEMBACA KITAB KUNING

BAGI PEMULA

Bismillaahirrohmaanirrohiim

***Pembahasan Kedua***

MENGENAL ISIM MUDZAKKAR dan MUANNATS
(Kata benda berjenis Lelaki dan Perempuan)

Asal semua Isim adalah Mudzakkar, dan cabangnya mudzakar adalah Muannats. Dan untuk memudahkan kaidah ini maka ingatlah asal kejadian Nabi Adam dan Hawa…

Dan bila kita memahami alamat atau tanda-tanda/ciri-ciri Muanntas, maka dengan sendirinya kita akan menenal perbedaan apakah isim itu mudzakkar ataukah muannats, oleh sebab itu fahamilah beberapa alamatnya Muannats berikut ini :

  1. Isim yang menunjukkan makna perempuan secara hakiki, seperti : هند، زينب، أم  (HINDUN, ZAINABU dan UMMUN) (Ibu), secara umum nama Hindun, Zainab dan Ummun itu digunakan untuk muannats
  2. Ada akhiran huruf TA’ MARBUTHOH (yaitu TA’ yang apabila dibaca waqof/berhenti berubah menjai HA’), contoh : عائشة، فاطمة، (‘Aisyatu, Fathimatu kalau dibaca waqof berubah menjadi Aisyah dan Fathimah), dan ada pula Isim yang ada akhirannya huruf TA’ Marbuthoh akan tetapi secara hakikat lelaki namun dalam beberapa perlakuannya digolongkan Muannats seperti : حمزة، طلحة (Hamzah, Tholhah), dan banyak juga isim yang asalnya mudzakar namun kalu sudah diberi akhiran TA’ Marbuthoh maka berubah menjadi Muannats, seperti : مسلم، مؤمن، صائم (MUSLIMUN, MUKMINUN, SHOIMUN) berubah menjadi مسلمة، مؤمنة، صائمة (MUSLIMATUN, MUKMINATUN, SHOIMATUN). Akan tetapi banyak pula Isim yang diberi akhiran Ta’ Marbuthoh namun tidak menunjukkan Muanntas, seperti : صلة، علامة، شجرة (SHILATUN, Ta’-nya hanya sebagai pengganti huruf Wawu, karena aslinya WASHLAN dari kata WASHOLA, dan ‘ALLAMATUN sebagai tanda mubalaghoh atau penyangatan makna, dan SYAJARATUN hanya menunjukkan kata mufrod atau tunggal), oleh sebab itu surat AL-BAQOROH ada yang mengartikan SAPI BETINA namun ada pula yang mengartikan SATU EKOR SAPI.
  3. Ada tambahan akhiran Alif Layyinah atau Alif Maqshuroh, seperti : حبلى (HUBLAA artinya yang hamil), سكرى (SAKROO artinya yang mabuk). Alif Layyinah ini dalam Bahasa Jawa sering disebut sebagai Alif Bengkong.
  4. Ada tambahan Alif Mamdudah (yaitu setelah huruf Alif diakhiri huruf hamzah), seperti : سوداء، حمراء (SAUDAAU artinya hitam, HAMROOU artinya merah), ini untuk muannats, dan adapun mudzakarnya adalah ; أسود، أحمر (ASWADU artinya hitam, AHMARU artinya merah). Contoh: حبة سوداء (HABBATUN SAUDAAU artinya Biji jintan yang hitam), dan contoh mudzakkarnya adalah : حجر أسود (HAJARUN ASWADU artinya batu yang hitam).
  5. Mulhaq Muannats (Isim-isim yang digolongkan muannats) secara Majaziy, seperti semua benda-benda langit dan bumi, contoh : أرض واسعة، قمر جميلة  (QOMARUN JAMIILATUN artinya Rembulan yang indah, ARDHUN WAASI’ATUN artinya Bumi yang luas)Dan semua huruf baik yang ma’aniy maupun mabaniy, contoh :  ألف لينة، باء ثانية (ALIFUN LAYYINATUN artinya Huruf Alif Yang Lentur, BAAUN TSAANIYATUN artinya Huruf BA’ yang kedua), dan anggota tubuh yang berpasangan, contoh :  يد مبسوطة، عين حسنة (AINUN HASANATUN artinya Mata yang bagus, YADUN MABSUUTHOTUN artinya tangan yang terbentang), dan setiap jama’ taksir dan juga jama’ muannats salim, contoh : كتب كثيرة، أحاديث صحيحة (AHAADIITSU SHOHIIHATUN artinya hadits-hadits yang shohih, KUTUBUN KATSIIROTUN artinya kitab-kitab yang banyak).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: